SENJATA PEMUSNAH MASAL BERADA DI AMERIKA DAN EROPA

Amerika mengumumkan dan meneriakan terus-menerus dengan lantang bahwasanya Irak memiliki senjata pemusnah masal, dan harus dihancurkan olehnya. Sebagian negara-negara barat berkata dengan ucapan Amerika untuk kepentingan-kepentingan politik. Salah satunya adalah untuk mendapatkan bagian harta rampasan perang seperti Inggris. Untuk menyenangkan dan mengelabuhi dunia, mereka pura-pura lupa bahwa negara-negara Barat dan terutama Amerika memiliki banyak senjata pemusnah masal yang cukup untuk menghancurkan bola dunia (seluruh bumi) untuk beberapa kali. Dan ini menjadi pusat perhatian akan simpanan senjata pemusnah masal Barat, menjelaskan bahaya-bahaya yang besar yang ditujukannya pada kemanusian, dan menjelaskan dengan jelas bahwa Barat memiliki catatan tidak ada pertentangan di dalamnya dalam mengunakan metode perang  dan kesengajaan senjata paling jahat di dunia.

Amerika negara pertama di dunia yang mengembangkan bom atom pada tahun 1945. dan ketika itu pemerintahan Amerika telah menemukan bahwa disana ada kemungkinan membuat senjata nuklir yang memungkinkan menjadikan dia memiliki daya penghancur yang besar. Dan telah bertaruh dengan mengeluarkan uang sampai 2 milyar dolar selama empat decade untuk  perjanjian (kesepakatan) bom atom mereka yang dinamakan dengan perjanjian Manhaten. Dan perjanjian ini telah mengambarkan ketingian pikiran ilmiah dan geologi tekhnik mereka. dan mereka menganggap perjanjian ini sebagai kompetisi untuk menjadi negara pertama di dunia padanya bom atom karena mereka mengetahui kekuatan strategi akan memberinya legitimasi bagi mereka. dan biaya 2 milyar dolar di empat decade sebanyak 20 milyar dolar sekarang. Dan USA telah mempertunjukan ketepatgunaan bom atom mereka di percobaan yang berlangsung di Trantie, dekat Amoejurdoe, di New Meksiko. Dan mereka telah menemukan, setelah memeriksa kerusakan akibat ledakan, sesungguhnya lebih kuat dari yang mereka perkirakan semula. Dan sama dengan kira-kira 20 ribu ton bahan TNT.

Penaksiran hasil ledakan nuklir; para ilmuawan Amerika menemukan hasil berikut untuk menguji ledakan Trantie. Mereka menemukan bahwa tanah yang berada dibawah ledakan telah terbagi menjadi beberapa bagian kerusakan. Bagian dengan setengah radius sama dengan setengah mil dari pusat dinamakan area penguapan (98% korban, tubuh akan musnah atau terbakar sampai tidak dapat dikenali, segalah sesuatu di area ini remuk dan derajat panas hampir naik seketika mencapai 3000 – 4000 derajat celcius. Dan setengah radius areah sama dengan I mil dinamakan dengan area pemusnahan masal (korban akan mencapai 90%). Setiap bangunan diatas bumi hancur. Dan area dengan setengah radius sama dengan (1,75) mil dinamakan area ledakan keras (korban-korban 65% dan kerusakan 30%) keruntuhan bangunan yang besar, dan sampai menhancurkan jembatan-jembatan dan jalan-jalan. Dan area dengan setengah radius ukurannya (2,5) mil dinamakan area kerusakan kalori yang kuat  (50% korban, 40% kerusakan) segala sesuatu di area ini terkena semacam kerusakan bakar. Dan area dengan setengah radius 3 mil dinamai area kerusakan berat disebabkan api dan angin (15 % korban, 50 % kerusakan) dan rumah-rumah dan bangunan-bangunan lain tertimpa kehancuran. Dan manusia di area aka berterbangan dan terkena bakar stadium dua dan stadium tiga bagi mereka yang selamat dari kematian. Serangan atom atas jepang: meskipun apa telah ditegaskan pada pemerintah Amerika akan kehancuran yang diakibatkan oleh bom, mereka tetap menekan untuk menjatuhkan dua bom nuklir di dua kota jepang di kota Hirosima dan Nagasaki. dan pembunuhan yang disengaja untuk dua kota waktu peperangan diangap sampai pada waktu itu sebagai perbuatan ilegal menurut perjanjian Jenewa. Dan dengan ini tujuan besar yang ditetapkan untuk dua bom nuklisr yang dinamai “anak kecil” dan “pria gemuk”  adalah untuk menjelaskan kekuatan penghancur baru yang ada pada United State of Amerika.

Justifikasi serangan atas jepang: pemerintah Amerika telah menjastifikasi keputusanya waktu itu untuk menjatuhkan dua bom atas Jepang  berasal dari dua pandangan: pertama: bahwasanya perang pembantaian jepang akan menyebabkan bencana yang menakutkan seperti apa yang berjalan di peperangan dua kota Ojima dan Okinawa. Kedua: keharusan mengakhiri peperangan secara cepat dimana tidak ada pasukan yang siap untuk menghentikannya. Setelah keruntuhan Nazisme Jerman pada bulan Ayaar 1945 M. menjadi jelas bagi semua bahwa  Jepang telah gagal dan sangat lemah. Dan di akhir-akhir tahun 1945 M jepang belum memeliki satu pesawat pun, dan sesungguhnya pesawat-pesawat Amerikalah yang mampu terbang dan menjatuhkan bom-bom  sesuka mereka. Tokyo, Najuba, Osaka, Koebay dan Yokohama benar-benar telah hancur. Dan Jepang telah ditaklukan dan berujung pada penyerahan, sebagaimana diketahui. Dan kantor luar negeri Jepang di Rusia telah mengetahui secara resmi di bulan Ayaar 1945 bahwa Britania “mau menyerah” dengan Sekutu.  Jika kita memperhatikan Busido yaitu konstitusi militer Jepang, menuntut ketaatan totalitas, ditambah apa yang ada di dalam konstitusi sebutan Pahlawan, meskipun Britania menerima penyerahan itu menjadikan urusannya ini mempengaruhi kondisi dengan pasti kepada pasukan Jepang. Rusia mengabaikan gerakan-gerakan diplomasi karena beberapa sebab yang strategis. Yaitu pertimbangan Kesepakatan Yelton,  agar dia memasuki perang melawan Jepang setelah tiga bulan dari penyerahan Jerman. Mereka ingin mendapatkan sebagian harta rampasan perang. Para Intelejen Amerika telah mengetahui adanya hubungan-hubungan diplomasi dengan Moskow, akan tetapi dia mempercepat ketetepannya dalam perjanjian Manhatean khawatir Jepang akan menyerah sebelum sempat mengunakan bom. Dan mengabaikan keselamatan kedua kota yang telah dipilih sebagai sasaran untuk kedua bom ditengah-tengah peperangan karena keduanya telah dipilih “untuk experimen”. Kata experimen telah digunakan oleh Troeman dan Jenderah Jerfez (kala itu pemimpin Manhaten). Kebohongan yang disampaikan pemimpin Troman pada bulan Agustus 1945 berkaitan dengan penjatuhan bom di Herosima “Dunia akan mengetahui bahwa bom nuklir telah dijatuhkan di Herosima sebagai kelengkapan prinsip Militer, sesungguhnya kita mengingginkan dalam penyerangan ini yang pertama sebisa mungkin untuk menghindari pembunuhan dua kota”. Berkata juga pada tahun 1945 : “kami telah mengeluarkan 2 milyar dolar di perjudian ilmiah terbesar dalam sejarah. Dan kami telah mendapatkan”. dan yang  dicapai US yaitu menunjukan kekuatannya yang baru yang dapat menyebabkan pembunuhan 200.000 orang, mayoritas mereka dari kedua kota. Sebagian mereka mati seketika, dan sebagian mereka mati akiban luka bakar dan terkena radiasi. Dan kebanyakan orang-orang militer dari sekutu menganggap pengeboman Herosima dan Nagasaki dengan bom nuklir tidak berbahaya sama sekali. Marsyal Muntagmary telah menulis dalam bukunya “Sejarah Peperangan” : “tidak berbahaya menjatuhkan dua bom nuklir atas Jepang pada Agustus 1945, dan saya tidak dapat menganggap nya itu sebagai tindakan yang benar. Menjatuhkan dua bom merupakan kesalahan politik yang sangat memalukan, dan perumpamaan yang menonjol dalam kemerosotan standar tindakan dalam perang Modern”. Dan jenderal Eanshawar   Panglima Sekutu dan Pemimpin masa datang untuk US : Jepang pada saat itu sebenarnya berusaha untuk mendapatkan jalan untuk menyerah dengan menjaga denga kemampuan maksimal dari permukaan air” tidak ada bahaya mengebom mereka dengan sesuatu yang menakutkan itu”. Pimpinan dewan Trauman, Ademiral Laihei ditulis berkata :” pendapat saya dalam pengunaan senjata barbar itu di Herosima dan Nagasaki tidak mendatangkan bantuan yang mengesankan (simpati) dalam peperangan kita melawan Jepang, dan sungguh orang-orang Jepang sebelumnya telah kalah dan bersiap-siap untuk menyerah karena pengepungan yang yang efectife dan penyerangan yang berhasil dengan senjata-senjata tradisional. Kita menjadi orang yang pertama kali mengunakan senjata ini (nuklir) maka kita mengadopsi standard akhlak yang cocok untuk masa-masa kegelapan. Saya belum pernah belajar untuk melakukan penyerangan dengan pola ini, dan tidak didapati peperangan dengan jalan pembasmian wanita-wanita dan anak-anak”. Dan Brigader Jenderal Carter Clark (agen Intelejen yang bertangung jawab memberi Informasi Troeman dan penasehatnya dalam hubungan-hubungan Jepang yang terbaik) ditulis berkata: “saat itu kita harus berbuat demikian, dan kita mengetahui bahwasannya kita tidak butuh melakukan itu, dan mereka mengetahui bahwa kita tidak butuh melakukan itu, kita melakukan pada mereka sebagai experimen untuk dua bom nuklir”.

Pembuatan bom hydrogen : Amerika belum cukup dengan keberhasilan bom nuklir, bahkan tetap terus membuat bom hydrogen atau bom yang hebat. Dan menurut ucapan-ucapan para ulama’ yang mengajurka untuk membuatnya di dalam ketetapan pemerintahan Amerika maka sesungguhnya “benar-benar tidak ada batas untuk kekuatan ledakan bom kecuali yang telah ditetapkan menurut permintaan lendakannya”. Dewan Penasehat Umum untuk comite energi nuklir yang bertangung jawab tentang peluncuran setiap persenjataan nuklir di United state agar tidak mempergunakan ketrgesa-gesaan legitimasi untuk membuat bom hidrogent disebabkan : “sesungguhnya ia bukanlah senjata yang mungkin mengunakannya untuk menghancurkan bangunan-bangunan materi  untuk tujuan-tujuan militerisme atau serupa dengan milterisme semata. Oleh karena maka sesungguhnya mempergunakannya  dapat membuktikan lebih banyak dengan kebanyakan yang dilakukan bom itu sendiri seperti kebijakan pembinasaan penduduk dua kota”. Akan tetapi sikap militer Amerika menentang pembuatan bom hidrogent, sebagaimana ditetapkan oleh dewan majelis perwakilan “United State (negara kesatuan) akan berada dalam bahaya jika memiliki bom musu yang lumayan, dibandingkan United State tidak memiliki itu”.

Pengaruh experimen nuklir Amerika: untuk memahami pengaruh ledakan-ledakan nuklir  atas kapal-kapal perang, bangunan-bangunan, dan hewan-hewan, dan sasaran-sasaran yang lain, dan untuk menganti dan memperbaiki teknologi persenjataan dengan bentuk yang lebih baik, United State melakukan percobaan (experimen) untuk menambah kedahsyatan bom-bom nuklir dan hydrogen karena beberapa perjanjian setelah perang dunia kedua. dan tempat percobaan yang pertama telah di pilih  Amerika setelah perang yaitu laut Baltik  di garis penunjuk. Amerika telah merampas laut ini yang merupakan bagian dari laut Marsyel, dari kekuasaan Jepang. Setelah dua tahun dari pemakaian kekuasaan atas laut ini Komodor anak Itsyi Wiyaat penguasa militer untuk laut Marsyel mengadakan perjalanan untuk perhatian pada laut Baltik , dan setelah misa minggu pada hari-hari minggu pada syabath (februari) 1946 Mwaath mengempulkan penghuni pulau untuk meminta mereka meningalkan rumah-rumah mereka sementara sampai memungkinkan Amerika menguju coba bom-bom nuklir “untuk kemaslahatan manusia dan untuk menetapkan akhir perang dunia”.

Knoj Joedan dan penduduk Baki dalam keadaan bingung dan sedih dan mereka mempelajari permintaan itu. Dan pada akhirnya Knoej Joedan berkata pada Waiet: “kami akan pergi dan kami yakin sesungguhnya segala sesuatu di tangan Allah”. Selama  perjanjian itu penduduk Baltik menderita kekurangan gizi dan akibat kesengsaraan yang ditimbulkan atas perpindahan mereka dari satu pulau ke pulau lain dan dari debu nuklir. Dan inilah permasalahan-permasalahan yang kesemuanya berkaitan dengan langkah United State untuk menguji coba bom-bomnya. Dan setelah lebih dari 50 tahun dari permulaan experimental di pulau Baeki, penduduk pulau masih mengajukan permohonan yang telah mereka janjikan karena kerusakan yang menimpa tanh-tanah dan kehidupan mereka. Tempat kedua dataran yang telah digunakan United State untuk uji coba adalah medan uji coba di Nevada kira-kira sejauh 65 Mil utara Las Vegas. Dan telah dilakukan 90 kali percobaan bom nuklir di gurun pasir Nevada selama lima decade dan enam decade. Dan Lembaga Kanker Dunia melakukan penelitian pengaruh (dampak)percobaan ini, dan itu di pertengahan decade sembilan. Dan telah menegaskan bahwa percobaan telah mengeluarkan mendung debu nuklir diatas sebagian besar United State. Dan diantara bahan-bahan yang berbahaya yang telah menyebar akibat ledakan-ledakan salahsatu  senyawa-senyawa yang dikenal dengan nama yodium – 131. Bagian-bagian radioaktif inilah yang berkumpul di gland kelenjar gondok, ini di khawatirkan penyebab kanker, dan terakhir Lembaga Kanker Dunia telah menghitung bahwa 10.000 – 75000 kondisi kanker gland kelenjar gondok di United State disebabkan oleh senyawa radioktif yodium – 131 yang dihasilkan dari debu-debu Nuklir dari bom-bom nuklir yang diuji coba di Nevada. Dan ditambah para pegawai militer membongkar adanya standar tinggi radiaksi nuklir di area percobaan, maka mungkin bahwa dari ribuan warga negara Amerika yang berada di arah gerak angin mereka telah membayar harga kehancuran akibat uji coba bom-bom nuklir. Ini perumpamaan yang jelas untuk pengunaan Barat senjata pemusnah massal kemalanga bagi wargana negaranya yang kurang perhatian.

Pengembangan nuklir di pertengahan perang dingin: Amerika telah memulai kompitisi senjata dengan Uni Soviet di pertengahan perang dingin dan telah menyimpan ribuan senjata nuklir. Dan telah mengembangkan pula banyak ,sarana-sarana transportasi untuk membawa senjata-senjata ini didalamnya disertai pembom kurang lebih 520, dan bermacam-macam peluru kendali Ballstik bumi yang dapat menjangkau benua-benua, ditambah peluruh-peluruh kendali Balistik yang dapat dilempar dari kapal-kapal selam. Amerika juga telah mendirikan ribuan senjata nuklir taktis di sekeliling Uni Soviet. Di Eropa Barat, Turki, Korea Selatan dan Jepang , sampai memungkinkan  mampu untuk menyerang duluan. Dan untuk menghalangi serangan dari Uni soviet. Namun ketika Kuba memangil Uni Soviet untuk menaruh peluru-peluru kendali nuklir Rusia di bumi Kuba untuk menghalangi serangan dari Amerika – karena United State sejak enam dekade telah menampakan keinginannya untuk menjauhkan Fidel Castro dari kekuasaan – maka Amerika panas dan memaksa Soviet untuk menarik roket-roket mereka dengan ancaman perang umum (dunia).

Pembatasan senjata Nuklir : Amerika telah terperosok di banyak perjanjian-perjanjian untuk pembatasan senjata nuklir dan pada akhirnya dicabut – 1 dan dicabut – 2 dan perjanjian menghentikan pengembangan nuklir dan perjanjian menghentikan total percobaan-percobaan dan perjanjian kekuatan nuklir batas tengah dan selainnya. Dan jika kita ambil dengan kejelasan gambaran pandang kemajuan teknologi, dan ketepatan roket, dan jaraknya, dan kemampuan roket menyilinap, yang selesai di perjanjian yang terakhir, disamping pengetahuan experimental yang luas yang banyak berada di Amerika, dan sesungguhnya tidak ada satupun dari perajanjian-perjanjian yang memperlemah dengan kuat kekuatan negara-negara untuk melakukan serangan nuklir untuk melawan negara apapun atau mengancam dengannya. Dan di sebagian perjanjian-perjanjian ini ada pembedaan dan pilih-pilih dihadapan negara-negara di dunia. Kita ambil contoh “perjanjian larangan pengembangan senjata”. Yang diadakan pada tahun 1970. dan disokong United State dengan kuat, maka sesungguhnya dia berusaha untuk melarang penyebaran persenjataan nuklir. Dan negara-negara yang mengikutinya berjumlah 187 negara, terbagi menjadi dua kelompok : negara-negara nuklir : United State, Rusia, Cina, Perancis, dan kesatuan kerajaan, dan kelompok lain yaitu negara-negara non nuklir. Menurut perjanjian, maka Lima negara nuklir bersaing untuk mencabut senjata dengan menyeluruh dan sempurna. Sedangkan negara-negra non nuklir dilarang mengembangkan dan memiliki persenjataan nuklir. Dan diperluas menjadi kewajiban dunia dengan perjanjian ini yaitu komitmen dengan perjanjian tidak membuat persenjataan, yang hampir mendunia dengan pengecualian Kuba, India, Israel, Pakistan, yang tersisa di luar perjanjian. Sampai-sampai negara-negara yang ikut serta dalam perjanjian ini harus melakukan itu seperti negara-negara non-nuklir, karena perjanjian membatasi negara-negara nuklir dengan itu yang “dapat membuat dan meledakan senjata nuklir atau kempulan yang memiliki ledakan nuklir sebelum 1 kanunul tsani 1967 (1 Januari 1967). Dan sampai  India Israel, Pakistan di ikut sertakan perjanjian sebagai negara-negara non-nuklir padahal diketahui atau dimungkinkan memiliki persenjataan nuklir, supaya dia menyerahkan persenjataan nuklirnya dan melenyapkan bahan-bahan nuklirnya di bawah pengawasan internasional. Berdasarkan atas perjanjian ini, maka setiap negara non nuklir berusaha untuk memiliki persenjataan nuklir mungkin dengan mudah dijuluki sebagai negara nakal dan menjadi sasaran, sebagaimana telah terjadi dengan Irak, Iran, dan terakhir Korea Utara. Sedangkan Amerika tetap sebagai satu-satunya negara kuat di dunia, lalu dia bersuar untuk mengancap negara-negara lain yang mulai mengunakan persenjataan nuklir sampai menghalangi segalah kemungkinan perlawanan. Dari tinjauan praktek, belum nampak satu negara  pun dari negara-negara nuklir yang lima niatan sunguh-sunguh untuk melepaskan senjata sebagaimana ditetapkan perjanjian. Dengan ini sesungguhnya ia dan atas pemimpinya Amerika bermaksud untuk memonopoli penguasaan persenjataan nuklir,  mengingkari negara-negara lain haknya dalam kesenangan di dalam satu payung yang dilakukan kelima negara dibawah nya, yang dapat mempersiapkan bentuk keliaran lain untuk standar berpasangan. Demikian ini sesungguhnya Amerika menganggap perjanjian larangan pembuatan persenjataan nuklir sekedar perangkat untuk menghalangi kekuatan-kekuatan nuklir negara-negra lain seperti Iran, Irak, Korea Utara, dan sebagai jalan untuk memperbaiki tingkah laku Rusia dan Cina berkaitan dengan penbuatan dan pengembangan persenjataan, tanpa menampakan kemajuan sama sekali atas pelepasan persenjataan nuklirnya sendiri. Bahkan yang terjadi Amerika telah merencanakan untuk mengembangkan rantai baru persenjataan nuklir. Ini nampak dari kemunafikan United State yang terakhir membuang sendiri perjanjian peluru kendali Ballstik yang bertentangan dengan Uni Soviet, karena berhasrat kuat untuk mengembangkan “system roket pertahanan” , dengan ini maka dia sekarang meyakini Irak, Korea Utara keduanya melangar perjanjian, dan melarang keduanya memiliki persenjatan nuklir terutama bagi keduanya.

Pengembangan nuklir di masa sekarang dan akan datang : di awal tahun 2002, Amerika telah melakukan peninjauan kembali strategi nuklirnya dengan topik “tinjauan ulang ketetapan nuklir Amerika” dan bagian-bagian peninjauan ulang telah bocor ke wartawan Amerika. Dan peninjauan ulang bermaksud untuk menetapkan rancangan sambil lalu untuk menekan Korea Utara, Iran, Libiya, Suria, Rusia dan Cina. Peninjauan ulang United State menyeru untuk lebih leluasa dalam mengembangkan dan mengirimkan kekuatan nuklirnya yang mungkin dibutuhkan olehnya. Dan salah satu medan yang memberi keluluasaan ini adalah melanjutkan percobaan nuklir. Dan salah satu sebab yang mengharuskan percobaan ini yaitu kebutuhan untuk pengembangan bom-bom, peluru-peluru kendali yang mampu menghancurkan sasaran yang terbentengi dan terkubur di dalam kedalaman.dan sasaran ini adalah gedung-gedung dan bangunan-bangunan yang mungkin untuk dijadikannya musuh untuk tempat praktek kepemimpinan dan hegomoninya, dan tempat-tempat perlindungan untuk pemimpin atau untuk tempat-tempat penyimpanan. Dan disana ada dokumen-dokemen yang berkaitan dengan politik United State. Seperti itu uang ditulis Powel Robinson direktur ESN,  menyeru untuk mengembangkan persenjataan nuklir yang memiliki daya ledak rendah. Dan Amerika sekarang mengangap dirinya adalah salah satu negara yang menanndatangani kesepakatan larangan menyeluruh uji coba Nuklir meskipun Kongres belum meratifikasi. Demikianlah surat yang dibawa olehnya di peninjauan ulang untuk negara-negara dunia yaitu bahwasanya Amerika memperhatikan akan pengembangan persenjataan nuklir lebih banyak guna, dan dia berlagak bodoh adanya kesepakatan larangan menyeluruh untuk uji coba karena kemaslahatannya (kepentingannya). Amerika juga telah menyatakan di dalam langkah peninjauan ulang ketetapan nuklir Amerika dan langkah-langkah yang lain dari niatanya dalam membangun pertahanan-pertahanan peluru kendali yang strategis yang dapat menghalangi negara-negara lain  mencapai pada peluru kendali jarak jauh. Dan dia menyakini bahwa system pertahanan pertahanan dunia akan memberi Amerika pembelaan preventive memberinya kebebasan berbuat di sekeliling dunia dengan kemampuan yang relatif untuk lepas dari sanksi. Demikian ini Amerika dapat memperlakukan dan dia aman dari sanksi , terhadap negara-negara lain yang memiliki senjata pemusnah masal dan roket-roket jarak jauh yang yang harus melepaskan persenjataan ini  menentangnya. Maka pada 13 Desember 2001, United State mengumumkan bahwasannya dia akan menarik diri dari perjanjian 1972 yang khusus pada peluru-peluru kendali Balstik yang dipertentangkan, karena jelas-jelas perjanjian ini melarang percobaan pertahanan-pertahanan roket (peluru kendali) bergerak melawan peluru kendali Ballstik yang dapat melalui benua-benua. Oleh karena itu menagemen Amerika yang baru di dalam awal angaran miliknya bertambah 57 % untuk pembelanjaan pertahanan (peluru kendali). Mencapai 5,3 milyar dolar sampai 7,8 milyar dolar. Semua ini menunjukan kemungkinan bahwa kebanyakan negara-negara akan tambah takut pada United State dan dia memandang melakukan pengamanan dirinya dari segalah serangan-serangan peluru-peluru kendali nuklir disamping memproduksi persenjataan nuklir berdaya guna besar. Inilah negara Amerika, seperti yang kita ketahui di masa lalu, tidak ada keprihatinan dan tidak ada rasa malu dalam mengunakan persenjataan untuk melawan dua kota yang tidak bersalah  !!

5 pemikiran pada “SENJATA PEMUSNAH MASAL BERADA DI AMERIKA DAN EROPA

  1. Nice blog. Quite “cute/kawaii” for girls. Dare to speak out the truth. Just one thing, ukhti. you better improve your english, that’s all. MasyaAllah, and i say that after committing terrible sin justly, and then find your blog. How about visiting my blog? Keep fighting the good fight girl.

    Wass wrwb

  2. Hi there very nice site!! Man .. Beautiful .. Superb .. I’ll bookmark your site and take the feeds additionally? I’m glad to find so many useful information right here in the submit,
    we want develop extra techniques in this regard, thank you for sharing.
    . . . . .

  3. I’m very happy to discover this great site. I want to to thank you for ones time for this fantastic read!! I definitely savored every part of it and i also have you book marked to look at new stuff in your website.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s